Tugas 5 Morfem Bebas dan Morfem Terikat (NUR CITRAWATI) (1955041028) (MAKASSAR)



NAMA : NUR CITRAWATI
NIM    : 1955041028
PRODI: PBSD B

A.    PEGERTIAN MORFEM
Morfem (morpheme) dianggap sebagai satuan gramatikal terpenting yang mendasari terjadinya proses pembentukan suatu kata. Morfem pada umumnya terbagi atas dua bagian utama, yaitu morfem terikat dan mofem bebas.
B.     BAGIAN-BAGIAN MORFEM
        Adapun bagian-bagian utama morfem yaitu:
1.      Morfem bebas
Morfem bebas (free mhorpheme) yaitu morfem yang tidak terikat oleh satuan lain.morfem ini mampu berdiri sendiri dan memiliki arti yang lengkap dan utuh. Oleh karena itu, morfem ini juga dikatakan sebagai kata asal atau kata dasar. Contoh,mandi,jatuh, dsb.
2.      Morfem terikat
Morfem terikat (bound mhorpheme) dimakanai sebagai satuan yang tidak mampu berdiri sendiri. Kehadirannya selalu melekat pada konstruksi lain yang lebih besar, misalnya kata dasar. Pola perekatan antara morfem terikat dengan kata dasar inilah yang dinamakan proses afiksasi. Prefiks (ke,pe,dsb),sufiks (an,wan,dsb) dan infiks (er,el,in (BJ)),dan dan konfiks (per-an,ke-an,dsb).

C.    CONTOH MORFEM BEBAS DAN MRFEM TERIKAT

Contoh morfem bebas dan morfem terikat dalam bahasa Makassar.

No
Morfem bebas
                      Morfem
Terikat
1
Jeknek
Ak
Akjeknek
2
Kanre
Ang
Angnganre
3
Alle
Ang
Angngalle
4
Bolik
Am
Ammoli
5
Balli
Ang
Angmalli
6
Jappa
Ak
Akjappa
7
Makkalak
Ang
Angmakkalak
8
Tulisik
An
Annulisik
9
Lukluk
Ak
Aklukluk
10
Jakkalak
Ang
Angjakkalak
11
Tinro
At
Attinro
12
Kiok
Ak
Akkiok
13
Barrasak
Ak
Akbarrasak
14
Baca
Am
Ammaca
15
empo
Ang
Angmempo
16
Mattung
Ang
Angmattung
17
Pallu
Ak
Akpallu
18
Bakji
Ang
Angmakji
19
Pelak
Ang
Angmelak
20
Boya
ak
Akboya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAT UCAP PADA MANUSIA.

Modus, Aspek, Kala, Modalitas, Fokus beserta contohnya dalam bahasa Makassar

tugas ke 4 (Klasifikasi Bunyi)