"KLASIFIKASI BUNYI BAHASA" OLEH HARESKI RAMADHAN

              posisi arti-kulasi

cara
          artikulasi
bilabial
labiodental
dental
alveolar
palatal
sentrodomal
dorsovelar
uvular
faringal
glotal

hambat
tb
p
t

k
˂
k
q
?
b
b
d
d
g
˂
g
g
ˑ

frikatif
tb
f
θ
s

ś
x
˂
x
x
ˑ
ħ
ħ
b
β
v
ό
z
ϓ
˂
ϓ
ϓ
ˑ
h

afrikat
tb
c
b
z
ˇ
J

lateral
tb
t
Iᵞ
b
I
Iᵞ

nassal



m

n



η
˂

η

luncuran



w

y

getar



r

R




BAGAN KONSONAN
Tempat artikulasi
1.     Labial,yaitu konsonan yang terjadi pada kedua belah bibir, bibir bawah merapat pada bibir atas. Yang termasuk konsonan  bilabial ini adalah bunyi [b], [p], dan [m]. Dalam hal ini bunyi [p] dan [b] adalah bunyi oral yaitu yang di keluarkan melalui rongga mulut, sedangkan [m] adalah bunyi nasal,yaitu bunyi yang di keluarkan oleh rongga hidung.
2.     Labiodental, yaitu konsonan yang terjadi pada gigi bawah dan bibir atas, gigi bawah merapat pada bibir atas. Yang termasuk konsonan labiodentaladalah bunyi [f] dan [v].
3.     Dental,yaitu konsonan yang terjadi padadaun lidah dan gusi, dalam hal ini, daun lidahmenempel pada gusi.yang termasuk konsonan dental adalah bunyi [t] dan [d].
4.     Dorsovelar, yaitu konsosnan yang terjadi pada pangkal lidah dan velum atau langit-langit lunak.yang termasuk konsonan dorsovelaradalah bunyi [k] dan [g].
Cara artikulasi
1.     Hambat (letupan, plosif, stop) disini artikulator menutup sepenuhnya aliran udara, sehingga uadara mampat dibelakang penutupan itu.kemudian penutupan itu dibuka secara tiba-tiba, sehingga menyebabkan terjadinya letupan. Yang termasuk konsonan letupan yaitu: [p], [b], [t], [d], [k], dan[g].
2.     Friktatif/geseran disini artikulator aktif mendekati artikulator pasif, membentuk cela sempit sehingga udara yang lewat mendapat gangguandicela itu.contohnya :[f], [s], dan[z]
3.     Afrikatif/panduan disiniartikulator aktif menghambat sepenuhnya aliran udara, lalu membentuk cela sempit dengan artikulator pasif. Cara ini merupakan gabungan antara hambatan dan frikatif. Contohnya: [c] dan [j].
4.     Nasal/sengauan di sini artikulator  menghambat sepenuhnya aliran uadara melalui mulut, tetapi membirkannya keluar melalui rongga hidung dengan bebas.contohnya: [m],[n], dan [η].
5.     Getaran/trill di sini artikulator aktif melakukan kontak beruntun denganartikulator pasif sehingga getaranbunyi itu terjadi berulang-ulang. Contohnya:[r].
6.     Lateral/sampingan disini artikulator aktif menghambat bagian udara pada bagian tengah mulut lalu membiarkan udara keluar melalui amping lidah. Contohnya: [I].
7.     Luncuran/sampingan di sini artikulator aktif dan pasif membentuk ruang yang mendekati posisi terbuka seperti dalampembentukan vokal, tetapi tidak cukup sempit untukmenghasilkan konsonan geseran. Oleh karena itu, bunyiyang dikasilkan sering juga disebut semi vokal. Contohnya[w] dan [y].










BAGAN KONSONAN BAHASA MAKASSAR


              posisi arti-kulasi

cara
  artikulasi
bilabial
labiodental
dental
alveolar
palatal
sentrodomal
dorsovelar
Uvular
faringal
glotal

hambat
tb
p
t



k
?
b
b
d
g

frikatif
tb

s

b
h

afrikat
tb
c
b
j

lateral
tb
i
b

nassal



m
n

n
n

luncuran


w

y

getar



r

Huruf konsonan adalah huruf yang dihasilkan dengan menghambat aliran udara pada salah satu tempat di saluran pita suara.







No
Huruf di belakang
Di depan
Di tengah
1.
b
bajik
sabak
bodo
sabung
2.
c
cakdi
caccak
colok
paccok
3.
d
darek
badik
dodong
todong
4.
g
gauk
bage
gangang
toge
5.
h
handuk
pahang
harang
ahak
6.
j
jarang
baju
jokjok
mejang
7.
k
pokok
kallong
bokong
  kakkak
kongkong
bakke
8.
i
lima
toli
iding
bale
9.
m
mate
lame
mangge
ammak
10.
n
anak
niak
nana
annang
11.
ng
jannang
ngowak
mange
Parang
ngai
gangang
12.
ny
nyeknyerek
lannyak
nyonyok
lannying
13.
p
pake
reppek
poke
rappo
14.
r
rosok
parok
romang
pore
15.
s
songok
assung
sannang
assi
16.
t
tedong
oto
tau
batu
17.
w
wattu
uwang
wasselek
sawalak
18.
y
yasing
sallang
yoyok
bayao

        Berdasarkan contoh diatas, dapatlah disimpulkan bahwa semua konsonan dapat menduduki posisi awal dan tengah kata. Namun, tidak semua konsonan dapat menduduki posisi akhir kata dalam bahasa makassar. Konsonan yang dapat menduduki posisi akhir kata dalam bahasa makassar hanya dua, yaitu konsonan k(  ) dan ng. Dalam bahasa makassar tidak dikenal huruf diftong karena bahasa makassar termasuk suku kata silabik.



























BAGAN VOKAL BAHASA INDONESIA


hampar

bulat

hampar

bulat
tinggi
t
i

Ǖ
.
ǝ

і
u
k
i
U
tengah
t
e
ö

ǝ
o
k
           є
ɔ̈
ɔ
rendah
ӕ
           a
depan
pusat
belakang

Vokal adalah bunyi bahasa yang dihasilkan dengan getaran pita suara yang dalam bahasa Makassar, maka ditentukan 5 huruf vokal yaitu: a, i, u, e, dan o.

Huruf
Di depan
Di tengah
Di belakang
a
anne
tallu
nampa
alle
balli
sala
appak
takkang
pata
e
ero
agelek
mange
erang
apelek
bage
engkak
pekang
pake
i
inrang
rinring
lanri
intang
bintoeng
bari
ingkong
paik
sapi
o
okalak
potolok
poto
orasak
polong
poso
ondang
sorong
lino
u
upak
pue
pau
ulu
lukkak
tallu
uring
rukuk
kutu

Dapat disimpulkan bahwa semua vokal dapat menduduki posisi di dalam kata bahasa Makassar.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAT UCAP PADA MANUSIA.

Modus, Aspek, Kala, Modalitas, Fokus beserta contohnya dalam bahasa Makassar

tugas ke 4 (Klasifikasi Bunyi)