Tugas 3 menelaah dialog
Nama: Nurul Hikmah Syahrul
Nim: 1955041017
Penanganan Sampah di Sekolah
Suatu hari, diceritakan disebuah sekolah yang sangat terkenal dengan prestasinya namun tidak dibidang kebersihan dan lingkungan hidup. Saat itu di pintu gerbang sekolah...
Fadil: “Eh Sal, menurutmu gimana sekolah kita ini kok kotor banget sih banyak sampahnya lagi.
Faisal : “Iya Dil, mana sampahnya numpuk disudut sekolah, di laci meja. Kalau bisa mah aku panggil aja si Supermen, biar beralih profesi jadi tukang bersih-bersih haha.” (tertawa)
Fadil : “Haha kamu bisa saja, mana mungkin si Supermen mau jadi tukang bersih-bersih. Udah yuk masuk kelas, bel sudah berbunyi.”
Setelah melaksanakan pembelajaran, bel istirahat pun berbunyi.
Fadil : “Lama-lama tiap kali menangani masalah sama sampah itu kok sulit banget. Apalagi banyak juga yang buang sampah sembarangan, tidak mau membedakan mana sampah daun, kertas, maupun plastik.”
Faisal : “Kepala Sekolah juga sudah mencanangkan beberapa rencana namun tidak terealisasi juga.”
Fadil : “Apa mungkin di ruang guru ada sampah juga??”
Faisal : “Aku tidak tahu pasti.”
Datanglah seorang teman lainnya
Erika : “Hai semua. Lagi bahas apa nih serius amat.”
Fadil : “Ini lagi bahas masalah penanganan sampah disekolah kita.”
Faisal : “Iya soalnya kita juga memikirkan solusi permasalahan ini. Kalau dibiarin nantinya sekolah kita jadi gunung sampah dong.”
Erika : “Gimana kalau kita membentuk organisasi lingkungan hidup aja. Gimana??”
Fadil : “Nah aku setuju tuh. Dari mana dapat ide seperti itu??’
Erika : “Kebetulan aku punya temen, dia cerita sama aku kalau disekolahnya ada organisasi lingkungan hidup jadi sekolahnya selalu bersih dan indah.
Faisal : “Ooohhh..... Kalau begitu kita usulkan ke Kepala Sekolah. Gimana teman-teman.”
Erika dan Fadil : “Setuju.” (berkata bersamaan)
Speaking:
a. Setting and scene : Di pintu gerbang sekolah sebelum pembelajaran dan sesudah pembelajaran.
b. Participants: Fadil, Faisal dan Erika
c. Ends: Membahas penanganan sampah di sekolah dan hasilnya mereka akan membentuk organisasi lingkungan hidup.
d. Act Sequences
e. Key: “Gimana kalau kita membentuk organisasi lingkungan hidup aja. Gimana??”
f. Instrumentalities: Secara lisan
g. Norms: Peduli terhadap lingkungan sekitar
h. Genres: Menggunakan bahasa baku
Nim: 1955041017
Penanganan Sampah di Sekolah
Suatu hari, diceritakan disebuah sekolah yang sangat terkenal dengan prestasinya namun tidak dibidang kebersihan dan lingkungan hidup. Saat itu di pintu gerbang sekolah...
Fadil: “Eh Sal, menurutmu gimana sekolah kita ini kok kotor banget sih banyak sampahnya lagi.
Faisal : “Iya Dil, mana sampahnya numpuk disudut sekolah, di laci meja. Kalau bisa mah aku panggil aja si Supermen, biar beralih profesi jadi tukang bersih-bersih haha.” (tertawa)
Fadil : “Haha kamu bisa saja, mana mungkin si Supermen mau jadi tukang bersih-bersih. Udah yuk masuk kelas, bel sudah berbunyi.”
Setelah melaksanakan pembelajaran, bel istirahat pun berbunyi.
Fadil : “Lama-lama tiap kali menangani masalah sama sampah itu kok sulit banget. Apalagi banyak juga yang buang sampah sembarangan, tidak mau membedakan mana sampah daun, kertas, maupun plastik.”
Faisal : “Kepala Sekolah juga sudah mencanangkan beberapa rencana namun tidak terealisasi juga.”
Fadil : “Apa mungkin di ruang guru ada sampah juga??”
Faisal : “Aku tidak tahu pasti.”
Datanglah seorang teman lainnya
Erika : “Hai semua. Lagi bahas apa nih serius amat.”
Fadil : “Ini lagi bahas masalah penanganan sampah disekolah kita.”
Faisal : “Iya soalnya kita juga memikirkan solusi permasalahan ini. Kalau dibiarin nantinya sekolah kita jadi gunung sampah dong.”
Erika : “Gimana kalau kita membentuk organisasi lingkungan hidup aja. Gimana??”
Fadil : “Nah aku setuju tuh. Dari mana dapat ide seperti itu??’
Erika : “Kebetulan aku punya temen, dia cerita sama aku kalau disekolahnya ada organisasi lingkungan hidup jadi sekolahnya selalu bersih dan indah.
Faisal : “Ooohhh..... Kalau begitu kita usulkan ke Kepala Sekolah. Gimana teman-teman.”
Erika dan Fadil : “Setuju.” (berkata bersamaan)
Speaking:
a. Setting and scene : Di pintu gerbang sekolah sebelum pembelajaran dan sesudah pembelajaran.
b. Participants: Fadil, Faisal dan Erika
c. Ends: Membahas penanganan sampah di sekolah dan hasilnya mereka akan membentuk organisasi lingkungan hidup.
d. Act Sequences
e. Key: “Gimana kalau kita membentuk organisasi lingkungan hidup aja. Gimana??”
f. Instrumentalities: Secara lisan
g. Norms: Peduli terhadap lingkungan sekitar
h. Genres: Menggunakan bahasa baku
Komentar
Posting Komentar