TUGAS 3 SPEAKING NUR CITRAWATI (1955041028)
PENGANTAR LINGUISTIK
UNIVERSITAS
NEGERI MAKASSAR
NAMA : NUR CITRAWATI
NIM : 1955041028
PRODI
: PBSD B
Kacau
Tapi Istimewa
Panggung
menggambarkan sebuah taman. Suasana cukup ramai, terdapat beberapa orang yang
sedang menikmati minggu pagi mereka. Termasuk juga mereka,
Arnold, Sino, Rini dan Sonya.
Sonya : “Apakah
kalian menyadari kalau beberapa hari ini Ima tampak murung?”
Rini : “Benar, sepertinya Ima sedang galau.”
Sino : “Galau? Tau apa kamu tentang galau?”
(dengan nada menyindir)
Rini : “Isshhhh… menyebalkan!” (Memajukan
bibirnya karena kesal)
Sonya : “Sudahlah! Kalian ini seperti anak kecil
saja.”
Arnold: “Bukankah minggu depan, Ima akan berulang
tahun?”
Rini :
“Benarkah? Aku tidak ingat.” (sambil mengingat-ingat)
Sino : “Mana mungkin kamu bisa ingat? Yang kamu pikirkan hanyalah cara agar kamu bisa tambah
lebay.”
(Sino, Sonya, dan Arnold tertawa bersama-sama. Rini menggembungkan pipinya karena
kesal)
Rini :
“STOP! Jangan tertawakan aku terus!”
Rini :
“Eumm.. bagaimana kalau kita membuat pesta kejutan untuk Ima?”
Sonya :
“Boleh, ide yang bagus.”
Arnold: “Ya, aku
setuju. Bagaimana denganmu Sino?”
Sino : “Aku terserah saja, yang aku pikirkan.
Kenapa Rini bisa memiliki ide cemerlang, aneh.” (Dengan nada merendahkan)
Rini :
“Aisshh.. kamu ini merendahkanku ya? Tidak
semua orang lebay itu bodoh tau!” (sambil berkacak pinggang)
Sonya :
“Haha.. iya deh.”
Arnold: “Eh, ternyata sudah siang. Mari kita
pulang!”
Rini, Sonya,
Arnold dan Sino akhirnya pulang.
BEBERAPA HARI KEMUDIAN DI SEKOLAH
Tampak Ima sedang melamun, Ia duduk sendirian di
kelas, dia sepertinya sedang bersedih. Lalu datanglah Arnold menghampirinya.
Arnold: “Hei
Ima! Sedang apa kamu sendirian di sini? Tampaknya kamu sedang bersedih.”
Ima : “(Tersadar dari lamunannya)Eh kamu Arnold!
Tidak ada apa-apa kok.”
Arnold:
“Sudahlah cerita saja kepadaku.”
Ima : “(Menghela napas) Besok lusa aku akan
berulang tahun, sepertinya tidak ada yang ingat tentang ulang tahunku.”
Arnold:
“(Pura-pura tidak tau) Berulang tahun?”
Ima : “Tuhkan, kamu saja tidak ingat ulang
tahunku, padahal kamu sahabatku.”
Arnold:
“Hehehe.. (Menggaruk-garuk kepala) maafkan aku Ima. Eumm… maaf aku sedang
sibuk, aku harus pergi dulu.”
Ima : “Hmm.. (dengan nada kesal)”
(Arnold pun pergi)
KANTIN SEKOLAH
Tampak Rini, Sonya dan Sino sedamg beristirahat di
meja kantin. Lalu
datanglah Arnold menghampiri mereka.
Sonya : “Hai
Arnold(melambaikan tangan).”
Arnold: “(Datang lalu duduk di samping Sino) Aku
punya kabar baru.”
Sonya : “Apa itu?”
Arnold: “Ima
mengira kita melupakan ulang tahunnya.”
Rini : “Benarkah? ”
Rini : “Eumm aku punya rencana bagus. Mulai
besok kita sudah harus menyiapkan pesta kejutan di taman. Aku dan Sonya akan
membuat kue, dan kalian berdua harus membuat tempat itu menjadi tempat yang
sangat WOW!”
Sonya, Sino dan Arnold: “SIAPP!! (sambil hormat)
DI TAMAN
Hari ulang tahun Ima sudah datang, sekarang keadaan
taman sudah sangat indah.
Sonya : “Tempat sudah siap, kue sudah ada, lilin
sudah menyala, dan kado pun sudah terbungkus. Dan Ima… (Menoleh ke Rini)
bagaimana dengan Ima? Kamu sudah mengundangnya?”
Rini : “Sudah.”
Sino : “Tapi kenapa dia belum datang? Sudah
berapa jam kita di sini?”
Arnold: “Apa kamu yakin Rin? Coba cek ponselmu?”
(Rini mengambil hapenya, dan tak lama kemudian, Ia
menepuk jidatnya)
Sonya : “Bagaimana Rin?(Dengan nada penasaran)”
(Suasana
hening, Rini tak menjawab.)
Sino :
“Bagaimana? Kenapa diam?(Sambil berteriak)”
Rini :
“(terbata-bata)Ma..afkan a..aku. Eumm aku ingat, Ima….(menggantungkan
kalimatnya)”
Rini : “Dia tidak bisa datang(dengan nada tidak
enak)”
Sino : “Bagaimana sih kamu?”
Arnold: “Kenapa
dia tidak bisa datang?”
Sino : “JAWAB!(nada marah)”
Rini : “Imaa.. Dia.. hari ini ada acara(dengan
nada takut.)”
Sino : “Tuhkan, apa ku bilang! Jangan serahkan
tugas itu kepada Rini. Dan sekarang lihat! KACAU! (masih dengan nada marah)”
Rini : “Maaf!(dengan nada bersalah)”
Sino : “Ini semua salahmu!”
Sonya : “Sudah! Jangan saling
menyalahkan!(menenangkan Sino)”
Sino : ”Ini salahmu Rini! PERGI!(Mengusir Rini)”
(Rini berjalan lesu, dia menundukkan kepalanya.)
(Rini
berhenti ketika Ia melihat sepasang kaki di depannya.”
Rini : “(Mengangkat kepala) Imaa.. kamuu..
kamuu.. kenapa di sini? Bukankah kamu ada acara?(dengan nada bingung dan kaget)
Ima : “Maafkan aku, ternyata aku pulang lebih
cepat.”
Rini : “Owhh.. kalau begitu.. Ikut aku!(menarik
tangan Ima)”
(Rini membawa Ima ke hadapan Sonya, Sino dan Arnold.)
Rini : “Ehemm..(berdehem)”
(Sonya, Sino dan Arnold menoleh)
Ima : “Hai semua!(melambaikan tangan)”
Sino : “Imaa…?”
Arnold:
“Kamu..?”
Sonya : “Ada di sini?”
Ima : “Iya, acaraku sudah selesai. Sampai
di rumah aku buru-buru ke sini. Memang nya ada apa?”
(Ima
melihat sekeliling)
Ima :
“Wahh.. bagus sekali tempat ini? Kalian
ingin mengadakan pesta kejutan untukku ya? Terima Kasih banyak ya..! (dengan
nada senang)”
Ima :”Kalian memang sahabat
terbaikku(Merangkul Rini dan Sonya)”
(Semua
hanya tertawa kecil senang)
Rini : “Sepertinya harus ada yang minta maaf
kepadaku.(dengan nada menyindir sambil melirik Sino)”
Sino : “Oh.. baik.. Sonya maafkan aku.”
Rini : “Hei! Minta maaf kepadaku! (dengan nada
kesal)”
Sino : “(Menatapnya malas lalu memalingkan
wajahnya)”
Rini :
“Ishh.. menyebalkan!”
Sonya :
“Sudah-sudah! Karena Ima sudah
datang. Mari kita mulai berpesta!”
Rini, Sino,
Arnold dan Ima: “AYOOO!!!”
Akhirnya, pesta untuk Ima berhasil dijalankan. Mereka
sangat senang pada hari itu. Walaupun kacau tetapi tetap istimewa. Dan semuanya
berakhir dengan bahagia.
SPEAKING
Setting: • Tempat : Taman, Sekolah,
kantin sekolah
• Waktu: pagi dan sore hari
• Suasana: ceria, gaduh,
tegang, dan hening
Participant: Arnold, Sino,
Rini, Sonya, Ima.
End: Tujuan cerita untuk memperatsen persahabatan
dengan membuat pesta ulang tahun untuk sahabatnya.
Act sequence:
- Orientasi:
pada suatu hari disebuah taman. Suasana cukup ramai, terdapat
beberapa orang yang sedang
menikmati minggu pagi mereka. Termasuk juga mereka, Arnold, Sino, Rini dan
Sonya. Mereka terlihat sedang bercengkrama.
- Komplikasi : Arnold dan teman-temannya berkumpul
disebuah taman dan sedang bercengkrama. Mereka membicarakan tentang ulang
tahun salah satu temannya yang bernama Ima.
- Klimaks : Rini dan teman-temannya membuat pesta
ulang tahun di taman untuk sahabatnya yang bernama Ima. Namun , rini
tiba-tiba mengatakan bahwa ima tidak jadi datang karena ima akan pergi ke
suatu acara. Teman-teman rini terlihat kecewa
akan yang dikatakan oleh rini. Rini pun menunduk sedih dan berjalan kearah
keluar taman. Namun pada saat perjalanan keluar, rini tiba-tiba berhenti
karena Ima sudah ada di depannya. Mereka pun berjalan menuju kearah teman-temannya.
Akhirnya, pesta untuk Ima berhasil dijalankan. Mereka sangat senang pada
hari itu. Walaupun kacau tetapi tetap istimewa. Dan
semuanya berakhir dengan bahagia
Key: nada suara yang digunakan dalam percakapan adalah nada suara yang naik turun. Nada tinggi pada saat marah dan nada rendah
pada saat sedih dan nada sambung ceria.
Instrumen: pada cerita
diatas menggunakan bahasa lisan dan menggunakan bahasa Indonesia yang informal.
Norm: norma yang dipakai dalam cerita adalah norma
sosial karena para tokoh dalam cerita saling bekerjasama untuk mengadakan pesta
ulang tahun sahabatnya.
Genres: sosial
Komentar
Posting Komentar