Tugas 3 (SPEAKING)

Kebersihan lingkungan Suatu hari, diceritakan disebuah sekolah yang sangat terkenal dengan prestasinya namun tidak dibidang kebersihan dan lingkungan hidup. Saat itu di pintu gerbang sekolah... Lutfi : “Eh Sal, menurutmu gimana sekolah kita ini kok kotor banget sih banyak sampahnya lagi. Faisal : “Iya Lut, mana sampahnya numpuk disudut sekolah, di laci meja. Kalau bisa mah aku panggil aja si Supermen, biar beralih profesi jadi tukang bersih-bersih haha.” (tertawa) Lutfi : “Haha kamu bisa saja, mana mungkin si Supermen mau jadi tukang bersih-bersih. Udah yuk masuk kelas, bel sudah berbunyi.” Setelah melaksanakan pembelajaran, bel istirahat pun berbunyi. Lutfi : “Lama-lama tiap kali menangani masalah sama sampah itu kok sulit banget. Apalagi banyak juga yang buang sampah sembarangan, tidak mau membedakan mana sampah daun, kertas, maupun plastik.” Faisal : “Kepala Sekolah juga sudah mencanangkan beberapa rencana namun tidak terealisasi juga.” Lutfi : “Apa mungkin di ruang guru ada sampah juga??” Faisal : “Aku tidak tahu pasti.” Datanglah seorang teman lainya Tuti : “Hai semua. Lagi bahas apa nih serius amat.” Lutfi : “Ini lagi bahas masalah penanganan sampah disekolah kita.” Faisal : “Iya soalnya kita juga memikirkan solusi permasalahan ini. Kalau dibiarin nantinya sekolah kita jadi gunung sampah dong.” Tuti : “Gimana kalau kita membentuk organisasi lingkungan hidup aja. Gimana??” Lutfi : “Nah aku setuju tuh. Dari mana dapat ide seperti itu??’ Tuti : “Kebetulan aku punya temen, dia cerita sama aku kalau disekolahnya ada organisasi lingkungan hidup jadi sekolahnya selalu bersih dan indah. Faisal : “Ooohhh..... Kalau begitu kita usulkan ke Kepala Sekolah. Gimana teman-teman.” Tuti dan Lutfi : “Setuju.” (berkata bersamaan) Identifikasi: Setting and scene: Tempat: Sekolah Waktu: pagi menjelang siang Suasana: tegang, gembira Participant Lutfi Faisal Tuti Ends/tujuan: Tujuan dari cerita diatas, mengajarkan kepada kita bahwa kebersihan merupakan hal penting bagi keberlangsungan hidup, apa artinya prestasi jabatan ataupun harta jika kebersihan saja masih susah kita jaga. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga kebersihan agar kelak anak cucu kita masih bisa menikmati bumi kita ini. Ack secuences: kalimat deklaratif: “Kepala Sekolah juga sudah mencanangkan beberapa rencana namun tidak terealisasi juga.” Kalimat imperatif: "Udah yuk masuk kelas, bel sudah berbunyi.” Kalimat introgatif: Dari mana dapat ide seperti itu?? 2. Apa mungkin di ruang guru ada sampah juga?? Key: Percakapan diatas membahas tentang masalah kebersihan lingkungan disekolah mereka yang tak kunjung selesai. Lutfi, Faisal, dan Tuti adalah segelintir siswa yang perduli tentang lingkungan dalam sekolah mereka. Instrumentalities: Percakapan diatas berlangsung secara lisan. Norms: Dilihat dari pembahasan percakapan dialog, norma yang terkandung didalamnya adalah norma sosial. Genres: Dari bentuk percakapan diatas, bahasa yang digunakan adalah bahasa tidak baku atau bisa dikatakan bahasa keseharian. Namun percakapan diatas masih bisa dimengerti oleh para pembaca.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Pengantar Linguistik

Modus, Aspek, Kala, Modalitas, Fokus beserta contohnya dalam bahasa Makassar

ALAT UCAP PADA MANUSIA.