Nama: Nurfatimah
Az-zahra
NIM: 1955041016
Ini Tentangmu
Katamu kau tak
pandai berkata-kata,
namun kata-katamu
mampu membuatku terbata-bata…
Bagimu kau tak
terlalu suka mengungkap rasa,
namun yang kau
isyaratkan membuatku tak mungkin lupa…
Menurutmu apa yang
kau perbuat bukanlah apa-apa,
namun tanpa kau
sadari,
bagiku kau begitu
istimewa…
Demikian
tentangmu,
dan sungguh! aku
bukan sedang memujimu…
***
Morfem terdapat pada puisi:
|
Morfem bebas
|
Morfem terikat
|
|
buat
|
mem
|
|
ungkap
|
meng
|
|
puji
|
mem
|
Perubahan fonem:
1.
Asimilasi dan Disimilasi
Asimilasi adalah petistiwa berubahnya suatu
bunyi menjadi bunyi yang lain sebagai akibat dari bunyi yang ada di
lingkungannya, sehingga bunyi itu menjadi sama atu mempunyai ciri-ciri yang
sama dengan bunyi yang mempengarihunya.
a. Angajarak Ang+Ngajarak
b.Ammaca Am+Maca
2.Netralisasi
dan Arkifonem
Sudah
dibicarakan di muka bahwa fonem mempunyai fungsi sebagai pembeda makna kata.
Misalnya, bunyi /p/ dan /b/ adalah dua buah fonem yang berbeda dalam bahasa
Indonesia karena terbukti dari pasangan minimal seperti paru Vs baru atau
pasangan minimal rabat rapat.
a.Lembab menjadi Lembap
b.Sabtu menjadi Saptu
3.Umlaut,Ablaut,dan Harmoni Vokal
Kata umlaut berasal dari
bahasa Jerman. Dalam studi fonologi kata ini mempunyai pengertian: perubahan
vokal sedemikian rupa sehingga vokal itu di ubah menjadi vokal yang lebeh
tinggi sebagai akibat dari vokal yang berikutnya yang tingggi. a.Sing b.Sang Kata Sing dan Sang bisa menjadi Sung.
4.Kontraksi
Dalam percakapan yang cepat
atau situasi yang informal seringkali penutur menyingkat atau memperpendek
uarannya.
a.Tena kuissengi bisa menjadi Tanre
kuissengi
b.Anjo
mange bisa menjadi Anjoeng
5.Metatesis dan Epentesis
Proses metatesis bukan
merubah bentuk fonem menjadi fonem yang lain, melainkan mengubah urutan fonem
yang terdpat dalam suatu kata.
a.Lalur menjadi Lajur b.Kolarmenjadi koral
Komentar
Posting Komentar