TUGAS 4 KLASIFIKASI BUNYI BAHASA

NAMA : ADITYA PURNAMA IRWAN
NIM :


KLASIFIKASI BUNYI BAHASA

Bunyi vokal adalah bunyi yang arus udaranya tidak mengalami rintangan. Pada pembentukan vokal tidak ada artikulasi. Hambatan untuk bunyi vokal hanya pada pita suara saja. Hambatan pada pita suara tidak lazim disebut artikulasi. Karena vokal dihasilkan dengan hambatan pita suara maka pita suara bergetar. Posisi glotis dalam keadaan tertutup, tetapi tidak rapat sekali. Dengan demikian, semua vokal termasuk bunyi bersuara.
Konsonan adalah bunyi bahasa yang dibentuk dengan menghambat arus udara pada sebagian alat ucap. Dalam hal ini terjadi artikulasi. Proses hambatan atau artikulasi ini dapat disertai dengan bergetarnya pita suara, sehingga terbentuk bunyi konsonan bersuara. Jika artikulasi itu tidak disertai dengan bergetarnya pita suara, glotis dalam dalam keadaan terbuka akan menghasilkan konsonan tak bersuara.

Nasal dan Oral
Bunyi bahasa dapat dibedakan menjadi nasal (segau) dan oral. Pembedaan ini didasarkan pada keluarnya atau disertainya udara melalui rongga hidung.
1.    Apabila udara keluar atau disertai keluarnya udara melalui rongga hidung, dengan cara menurunkan langit-langit lunak beserta ujung anak tekaknya, maka bunyi itu disebut bunyi nasal atau sengau.
2.    Apabila langit-langit lunak  beserta ujung anak tekak menaik menutupi rongga hidung sehingga udara hanya melalui rongg mulut saja, maka bunyi yang dihasilkan disebut bunyi oral.

Keras (Fortes) dan Lunak (Lenes)
Bunyi bahasa dibedakan atas bunyi keras (fortes) dan lunak (Lenes). Perbedaan ini didasarakan pada ada tidaknya ketegangan kekuatan arus udara pada waktu bunyi itu diartikulasikan. Bunyi bahasa disebut keras bila pada waktu diartikulasiakan disertai ketegangan kekuatan arus udara. Jika tidak disertai ketegangan kekuatan arus udara disebut bunyi lunak.

Bunyi Panjang dan Pendek
Bunyi bahasa dibedakan atas bunyi panjang dan pendek. Perbedaan ini didasarakan pada lamanya bunyi itu diucapkan, atau lamanya bunyi itu diartikulasaikan.

Bunyi Rangkap dan Tunggal
Bunyi dibedakan atas bunyi rangkap (padu, ganda) dan tunggal.
1.    Bunyi rangkap adalah bunyi yang terdiri dari dua bunyi dan terdapat dalam suatu suku kata.
2.    Jika terdapat dalam dua suku kata yang berbeda bukan bunyi rangkap melainkan bunyi tunggal saja.
Secara umum bunyi bahasa dibedakan atas : vokal dan konsonan. Pembedaannya bedasarakan pada ada tidaknya hambatan (proses artikulasi) pada alat bicara

A.    Vokal
Vokal adalah bunyi yang di hasilkan oleh alat ucap tampah adanya hambatan/bunyi yang arus udaranya tidak mengalami rintangan pada pembentukan vokal tidak ada artikulasi. Huruf vokal ada lima yaitu a, i, u, e, o.

BAGAN VOKAL BAHASA INDONESIA

hampar
Bulat
hampar
bulat
tinggi
t
i
o
U
u
e
k
I
E
rendah
t
a
u
u
e
u
k
A
o
a
e
rendah
a
‘e
depan
pusat
belakang
t= tegang                                             k=kendur

Jenis-jenis vokal :
·         Vokal tinggi, rendah, dan tengah, pada voakl ini menjelaskan tentang tinggih rendahnya posisi lidah terhadap langit-langit.
·         Vokal depan, belakang dan madya, posisi lidah yang datar tampah adanya pergerakan pada lidah cukup mulut atau bibir yang bergerak.
·         Vokal bundar  dan tak bundar, untuk membedakan bundar atau tidaknya vokal dapat di lihat dari kedua bibir.
·         Vokal panjang dan pendek, vokal ini dapat di lihat panjang pendeknya dari cepat lamanya dari pelafalan vokal.
·         Vokal nasal dan oral, vokal oral adalah semua udarah yang keluar melalui mulut dan rongga hidung tertutup.
·         Vokal tunggal dan diftong, dalam pelafalan (a)  bangun mulut sama dari permulaan sampai akhir vokal ini disebut vokal tunggal. Vokal diftong adalah setengah lamanya pelafalan vokal dan bangun mulut di ubah. Huruf konsonan ada 21 yaitu b, c, d, f, g, h, j, k, l, n, m, p, q, r, s, t, v, w, x, y, z


B.     Konsonan
Bunyi bahasa yang di bentuk dengan menghambat arus udara pada sebagian alat ucap manusia. Konsonan adalah bunyi ujaran akibat adanya udarah yang keluar dari paru-paru yang mendapatkan hambatan. Huruf konsonan ada 21 yaitu b, c, d, f, g, h, j, k, l, n, m, p, q, r, s, t, v, w, x, y, z.

BAGAN KONSONAN BAHASA INDONESIA


Posisi Artikulasi
BILALIAL
LABIO - DENTAL
DENTAL
ALVEOLAR
PALATAL
SENTRODOMAL
DORSO VORAL
UVULAR
FARINGAL
GLOTAL

Cara Artikulasi

hambat
tb
p
t
k
?
b
b
d
g

frikatif
tb
f
s
x
b
v
z
y
h

afrikat
tb
c
b
z

lateral
tb
b
i
nasal
m
n
luncuran
w
y
getar
r
R

























Klasifikasi konsonan berdasarkan cara pengucapannya:
a)    Konsonan Lambat Letup, ialah konsonan yang terjadi dengan hambatan penuh arus udarah, kamudian hambatan itu di lepaskan secara tiba-tiba.
b)    Konsonan Nasal, ialah konsonan yang di bentuk dengan hambatan rapat jalan udarah dari paru-paru melalui hidung.
c)    Konsonan paduan, ialah konsonan hambat jenis khusus.
d)    Konsonan sampingan, di bentuk degang menutup arus udara di tengah rongga mulut. 
e)    Konsonan geseran, konsonan geseran adalah konsonan yang dibentuk dengan menyempitkan jalan arus udara yang diembuskan dari paruparu, sehingga jalan udara terhalang dan keluar dengan bergeser.
f)     Konsonan Getar, konsonan getar adalah  konsona yang di bentuk dengan menghambat jalan arus udarah yang diembuskan dari paru-paru secara berulang dan cepat.
g)    Semivokal, ialah  hubungan antara penghabat dalam mengucapkan semi vokal  adalah renggang terbentang.

Perbedaan bunyi huruf  vokal dan bunyi huruf  konsonan :
1.    Vokal
·         Bunyi yang tidak disertai hambatan pada alat bicara, hambatan hanya terdapat pada pita suara.
·         Tidak terdapat artikulasi.
·         Semua vokal dihasilkan dengan bergetarnya pita suara.

2.    Konsonan
·         Bunyi yang dibentuk dengan manghambat aru udara pada sebagian alat bicara’
·         Terdapat artikulasi
·         Konsonan bersuara adalah  konsonan yang di hasilkan dengan bergetarnya pita suara, sedangkan konsonan tidak bersuara adalah konsonan yang di hasilkan tampa bergetarnya pita suara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAT UCAP PADA MANUSIA.

Modus, Aspek, Kala, Modalitas, Fokus beserta contohnya dalam bahasa Makassar

tugas ke 4 (Klasifikasi Bunyi)