Tugas 5 Morfem Terikat dan Morfem Bebas (NURFADILAH) (1955041029) (MAKASSAR)




PENGANTAR LINGUISTIK
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

NAMA : NURFADILAH
NIM     : 1955041029
PRODI : PBSD (B)
  
        Morfem (morpheme) dianggap sebagai satuan gramatikal terpenting yang mendasari terjadinya proses pembentukan suatu kata. Morfem pada umumnya terbagi atas dua bagian utama, yaitu morfem bebas dan morfem terikat.
         Morfem bebas (free morpheme) yaitu morfem yang tidak terikat oleh satuan lain atau morfem yang tanpa kehadiran morfem lain dapat muncul dalam pertuturan. Morfem ini mampu berdiri sendiri dan memiliki arti yang lengkap dan utuh. Oleh karena itu, morfem ini juga dikatakan sebagai kata asal/dasar.
         Morfem terikat (bound morpheme) yaitu morfem yang tanpa harus digabung dulu dengan morfem lain yang tidak dapat muncul dalam pertuturan atau dimaknai sebagai satuan yang tidak mampu berdiri sendiri. Kehadirannya selalu melekat pada konstruksi lain yang lebih besar, misalnya kata dasar. Pola perekatan antara morfem terikat dengan kata dasar inilah yang dinamakan proses afiksasi.

Contoh 20 kata dalam morfem terikat dan morfem bebas dalam bahasa Makassar

No.
Kata
Morfem Terikat
Morfem Bebas
1.
Assassa
As-
Sassa
2.
Allangngerek
Al-
Langngerek
3.
Akboya
Ak-
Boya
4.
Accukkuruk
Ac-
Cukkuruk
5.
Anggoncing
Ang-
Goncing
6.
Aklumpak
Ak-
Lumpak
7.
Angngonjok
Ang-
Onjok
8.
Ammalli
Am-
Malli
9.
Assare
As-
Sare
10.
Akkiok
Ak-
Kiok
11.
Akbaluk
Ak-
Baluk
12.
Akbayarak
Ak-
Bayarak
13.
Angngai
Ang-
Ngai
14.
Andekdek
An-
Dekdek
15.
Accarammeng
Ac-
Carammeng
16.
Angngukirik
Ang-
Ukirik
17.
Allappak
Al-
Lappak
18.
Ammolong
Am-
Polong
19.
Akrekeng
Ak-
Rekeng
20.
Akkaluruk
Ak-
Kaluruk




Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAT UCAP PADA MANUSIA.

Modus, Aspek, Kala, Modalitas, Fokus beserta contohnya dalam bahasa Makassar

tugas ke 4 (Klasifikasi Bunyi)