1.PUISI

Menyerah
Maaf,aku harus menyerah
Telah lama kucoba untuk bertahan
Namun aku semakin terluka

Maaf,aku harus menyerah
Kuat inginku untuk bertahan
Namun hati tak bisa lagi menerima

Maaf,aku harus menyerah
Luka ini sudah terlalu dalam
Hingga membuat hatiku pecah bergemilang darah

Maaf,aku harus menyerah
Menghentikan langkah menutup
Semua lembar kisah mimpi indah
Sepasang anak manusia yang bercerita tentang cinta

Maaf,aku menyerah....





     2.Perubahan fonem dalam proses merfofonemik
          1.pemunculan fonem
            Pemunculan fonem adalah munculnya fonem (bunyi) dalam proses morfologi yang pada mulanya tidak ada.
Misalnya:
     1.Menyerah
     Pengimbuhan prefiks me- dengan bentuk dasar nyerah yang menjadi menyerah;di mana terlihat muncul konsonan /m/.
     2.Kuat
     Dengan bentuk dasar kuat yang menjadi /kekuwatan/ di mana terlihat muncul konsonan /w/ yang semula tidak ada,ini termasuk juga penambahan fonem.
     3.Semua
     Dengan bentuk dasar semua yang menjadi /semuwa/di mana terlihat muncul konsonan /w/ yang semula tidak ada,ini termasuk juga penambahan fonem.
     5.Membuat
     Dengan bentuk dasar buat yang menjadi /buwat/di mana terlihat muncul konsonan /w/ yang semula tidak ada,ini termasuk juga penambahan fonem.
     6.Sepasang
     Pengimbuhan prefiks se- dengan bentuk dasar pasang yang menjadi sepasang,di mana terlihat muncul konsonan /s/.
     7.Manusia
     Pengimbuhan sufiks –an dengan bentuk dasar manusia yang menjadi /manusiya/ di mana terlihat muncul konsonan /y/ yang semula tidak ada,ini termasuk juga penambahan fonem.
     8.Hingga
     Pengimbuhan kata hingga ditambah dengan fonem /p/ sehingga bisa menjadi kata hinggap.
        


         2.pelepasan fonem
           Pelepasan fonem adalah adalah hilangnya fonem dalam suatu proses morfologi.
Misalnya:
     1.Menyerah
     Pada kata menyerah di mana fonem /h/ pada kata menyerah itu menjadi hilang;sehingga menjadi menyera.
Seperti:Me+nyerah bisa menjadi menyerah
     2.Lembar
     Pada kata lembar di mana fonem /r/ pada kata lembar itu menjadi hilang;sehingga menjadi lemba.
     3.Anak
     Penggabungan kata anak dan partikel –nda,di mana fonem /k/  pada kata anak menjadi hilang.
Misalnya:anak + -nda sehingga menjadi ananda
          3.Peluluhan fonem
            Peluluhan fonem adalah luluhnya sebuah fonem serta disenyawakan dengan fonem lain dalam suatu proses morfologi.
Misalnya:
 1.Menerima
     Pengimbuhan dengan prefiks pe- pada kata nerima di mana fonem /p/ dari kata nerima itu diluluhkan dengan bunyi nasal.
Misalnya:
Me- + nerima
Pe- + penerima
   



      4.Perubahan fonem
            Perubahan fonem adalah berubahnya sebuah fonem atau sebuah bunyi,sebagai akibat terjadinya proses morfologi.
Misalnya:
 1.Harus
     Pengimbuhan prefiks pada kata harus di mana fonem /r/ dari prefiks itu berubah menjadi fonem /l/.
Misalnya:Ha + arus+ -an sehingga menjadi harusan
                  Harus bisa menjadi Halus
     2.Luka
     Pada kata pe- pada kata luka di mana fonem /k/ dari prefiks itu berubah menjadi fonem /p/.
Misalnya: pe+luka ,sehingga menjadi peluka
                   Pe+lupa,sehingga menjadi pelupa
         5.Pergeseran fonem
           Pergeseran fonem adalah  posisi sebuah fonem dari satu suku kata ke dalam suku kata yang lainnya.
Misalnya:
     1.Bertahan
     Pengimbuhan sufiks /an/  pada kata bertahan di mana fonem /r/ yang semula berada pada silabel /ber/ .
Misalnya: Ber.tah+-an,sehingga menjadi ber.tah.han atau bisa juga menjadi bertahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAT UCAP PADA MANUSIA.

Modus, Aspek, Kala, Modalitas, Fokus beserta contohnya dalam bahasa Makassar

tugas ke 4 (Klasifikasi Bunyi)