pengertian dan macam-macam modus,aspek,modalitas,fokus
Nama:Atsilah Khashibah Azul
Kelas:pbsd b
Nim:1955041004
Kelas:pbsd b
Nim:1955041004
1. Modus
Modus adalah pengungkapan atau penggambaran suasana psikologis perbuatan menurut tafsiran si pembicara tentang apa yang diucapkanya.
Ø Macam-macam Modus
1. Modus Indikatif atau Modus deklaratif, yaitu Modus yang menunjukan sikap objektif atau netral.
Contoh:-Rita mengambil baju di lemari tadi
=angngallei care-care i Rita ri lamariya sumpaeng
-kemarin Budi mencuci baju
=na sassai care-care na i Budi subangngi
2. Modus optatif, yaitu modus yang menunjukan harapan atau keinginan.
Contoh:-semoga kejadian itu membuat dia sadar
=barangka anne kajadianga appareki sadar
-semoga dia tidak berbuat seperti itu lagi
= barangka tenamo kamma anjo poeng
3. Modus imperatif, yaitu modus yang menyatakan perintah dan larangan.
Contoh:-tolong tutup pintunya
=ki tongko sai pakebbuka
-jangan mengambil buku orang
=teaki allei bo'bona tawwa
4. Modus Interogatif, yaitu modus yang menyatakan pertanyaan.
Contoh:-apakah kamu sudah makan?
=lekba maki angnganre?
-apakah kamu sudah mengerjakan tugas sekolah?
=lekba maki anjama tugas sikola?
5. Modus Obligatif, yaitu modus yang menyatakan keharusan.
Contoh:-kita harus datang ke rumahnya
=paralluki battu ri ballakna
-kita harus mengerjakan ini
=paralluki anjamai anne
6. Modus Desideratif, yaitu modus yang menyatakan keinginan.
Contoh:-mudah-mudahan kita mendapat nilai yang baik
=barangka gappa jaki nilai bajik
-semoga kita dapat kesana lagi
=barangka akulleja mange poeng
7. Modus kondisional, yaitu modus yang menyatakan persyaratan.
Contoh:-kami akan pergi jika tidak hujan
=aklampaki punna tenaj na bosi
-kamu akan mendapatkan hp baru kalau kamu mendapatkan nilai baik
=gappako hp beru punna bajikji nilanu
2. Aspek
Aspek adalah cara untuk memandang pembentukan waktu secara internal di dalam suatu situasi, keadaan, kejadian, atau proses.
Ø Macam-macam Aspek
1. Aspek kontinuatif, yaitu yang menyatakan perbuatan yang terus berlangsung.
Contoh:-Dito sedang menonton tv
=akcini-ciniki telepisi i Dito
-saya sedang menunggu di terminal
=aktayanga ri terminalka
2. Aspek inseptif, yaitu yang menyatakan peristiwa baru terjadi.
Contoh:-kita harus pergi ke sekolah sekarang
=paralluki mange assikola kamma-kamma anne
-baru kali ini saya bertemu denganmu
=nampaku anne sigappa sagang kau
3. Aspek progresif, yaitu yang menyatakan perbuatan yang sedang berlangsung.
Contoh:-nenek sedang memasak rendang untuk cucunya
=akpallui ammak toaku rendang untuk cucunna
-adik sedang membersihkan rumah karena ayah akan datang
=aktangkasi andikku ballak saba' na battui manggeku
4. Aspek repetitif, yaitu yang menyatakan perbuatan itu terjadi berulang-ulang.
Contoh:-Raka mencari-cari bukunya
=na boya-boyai bo'bona i Raka
-Dian memanggil-manggil ibunya
=na kio-kioki ammakna i Dian
5. Aspek perfektif, yaitu yang menyatakan perbuatan sudah selesai.
Contoh:-Rita sudah selesai membuang sampah
=lekbami ammuang loro i Rita
-Dede sudah selesai membersihkan rumah
=lekbami aktangkasi ballak i Dede
6. Aspek imperfektif, yaitu yang menyatakan perbuatan berlansung sebentar.
Contoh:-Rina akan datang di rumah sebentar
=na battui Rina ri ballak sinampe
-Ayah akan pergi ke kantor setelah makan siang
=na lampai manggeku ri kantoroka lekbana nganre allo
7. Aspek sesatif, yaitu yang menyatakan perbuatan berakhir.
Contoh:-Rina telah menemukan bukunya
=na gappami bo'bona i Rina
-polisi telah menangkap pencurinya
=ni jakkalami palukkaka siagang polisia
3. Modalitas
modalitas adalah keterangan dalam kalimat yang menyatakan sikap pembicara terhadap hal yang dibicaraan, yaitu mengenai perbuatan, keadaan, dan peristiwa; atau juga sikap terhadap lawan pembicaranya. Dalam bahasA Indonesia, dan sejumlah bahasa lain, Modalitas ini dinyatakan secara leksikal. Umpamanya dengan kata-kata mungkin, barangkali, sebaiknya, seharusnya, tentu, pasti, boleh, mau, dan seyogyanya. Contohnya: 1. Barangkali dia tidak akan hadir.
Ø Jenis-jenis Modalitas
1. Modalitas internasional, yaitu modalitas yang menyatakan keinginan, permintaan, atau juga ajakan. Contoh: -kakek ingin membuat segelas kopi
= eroki bapa' toa appare sicangkiri kopi
-adikku mau membeli ikan hias
= eroki andikku ammalli juku-juku
2. Modalitas epistemik, yaitu modalitas yang menyatakan kemungkinan, kepastian, dan keharusan. Contoh: -Rina pasti akan datang
=pasti battui anjo i Rina
- ayah pasti akan ke acara sebentar
= mange pasti manggeku ri acarayya
3. Modalitas deontik, yaitu modalitas yang meyatakan keizinan atau keperkenanan.
Contoh: -anda boleh duduk disini
=kulle jako akmempo ri kinne
-mereka boleh masuk di kelas ini
=kulle ngaseng jaki antama ri anne kelas
3.Fokus
Fokus adalah unsur yang menonjolkan bagian kalimat sehingga perhatian pendengar atau pembaca tertuju pada bagian itu.
Contoh kalimat fokus:
-Rina mengirim surat kepada gurunya
=akkirimngi surat i Rina ri gurunna
-Apa pun yang diberikan,pasti dia menerimanya
=manna apa nusareangi,pasti na tarimaji
Komentar
Posting Komentar