Perubahan fonem secara morfofonemik pada puisi.
Nama: Nurkardiyanti
Nim: 1955042015
Prodi: PBSD Makassar
Perubahan fonem pada puisi:
Sepi
Tersebab,
Tak mungkin bisa bersama,
Maka aku selalu menuliskan syair hati,
Lantas kau dan aku menjadi kita...
Hanya bisa memanggil ingatan untuk mengusir kesunyian,
Tapi ia datang tak pernah sendirian,
Selalu beserta kerinduan.
Terbayang suatu hari tangan kita terkait,
Terlelap bersama dibawah satu langit.
Sepi ini selalu menghantarkan padamu.
Perubahan fonem yang terdapat pada puisi:
1. Pemunculan fonem
Fonem /w/ muncul apabila bentuk dasar berakhiran dengan /u/,dan fonem /y/ muncul apabila bentuk dasar berakhir dengan /i/.
-kau -------> kau[w]
-kesunyian -------> kesunyi[y]an
-sendirian -------> sendiri[y]an
-kerinduan -------> kerindu[w]an
2. Penghilangan fonem
Fonem /k,p,t,s/ akibat pertemuan antara morfem meN— dengan bentuk dasar yang berawal dengan fonem /k,p,t,s/.
-meN— + panggil -------> memanggil
3. Perubahan fonem
Fonem /N/ pada meN— berubah menjadi fonem /n/ apabila bentuk dasar yang mengikutinya berawal dengan fonem /t,d,s/.
-meN— + tuliskan -------> menuliskan.
Fonem /N/ pada meN— berubah menjadi /g/ apabila bentuk dasar yang mengikutinya berawal dengan fonem /k,g,x,h,dan vocal/.
-meN— + usir -------> mengusir
-meN— + hantarkan -------> menghantarkan
4. Pergeseran fonem
Berubahnya posisi sebuah fonem dari satu suku kata ke dalam suku kata yang lainnya.
-ingat + an -------> inga + tan
Nim: 1955042015
Prodi: PBSD Makassar
Perubahan fonem pada puisi:
Sepi
Tersebab,
Tak mungkin bisa bersama,
Maka aku selalu menuliskan syair hati,
Lantas kau dan aku menjadi kita...
Hanya bisa memanggil ingatan untuk mengusir kesunyian,
Tapi ia datang tak pernah sendirian,
Selalu beserta kerinduan.
Terbayang suatu hari tangan kita terkait,
Terlelap bersama dibawah satu langit.
Sepi ini selalu menghantarkan padamu.
Perubahan fonem yang terdapat pada puisi:
1. Pemunculan fonem
Fonem /w/ muncul apabila bentuk dasar berakhiran dengan /u/,dan fonem /y/ muncul apabila bentuk dasar berakhir dengan /i/.
-kau -------> kau[w]
-kesunyian -------> kesunyi[y]an
-sendirian -------> sendiri[y]an
-kerinduan -------> kerindu[w]an
2. Penghilangan fonem
Fonem /k,p,t,s/ akibat pertemuan antara morfem meN— dengan bentuk dasar yang berawal dengan fonem /k,p,t,s/.
-meN— + panggil -------> memanggil
3. Perubahan fonem
Fonem /N/ pada meN— berubah menjadi fonem /n/ apabila bentuk dasar yang mengikutinya berawal dengan fonem /t,d,s/.
-meN— + tuliskan -------> menuliskan.
Fonem /N/ pada meN— berubah menjadi /g/ apabila bentuk dasar yang mengikutinya berawal dengan fonem /k,g,x,h,dan vocal/.
-meN— + usir -------> mengusir
-meN— + hantarkan -------> menghantarkan
4. Pergeseran fonem
Berubahnya posisi sebuah fonem dari satu suku kata ke dalam suku kata yang lainnya.
-ingat + an -------> inga + tan
Komentar
Posting Komentar