Proses perubahan fonem yang ada di dalam puisi

Nama          : Riska
Kelas  : PBSD.B
Nim    : 1955040016


Contoh puisi serta perubahan fonem di dalamnya

persahabatan yang berkisah

Sejuk senyum awali semua
Kuncup tawa pun tak tertinggalkan
Dimana manisnya sebuah kisah
Diruang hampa dan sunyi kita berlarian
Bersama nyanyian ukirkan penghias cerita
Sesampainya waktu diam tak mengingatkan aku
Tentang pagi yg telah usai...

Berbagai peristiwa gelombang tentang tangis
Bahagia juga kucurahkan...
Dalam rankumang kecil aku bebas bertanya
Seberani itukah waktu akan pisahkan aku
Dengan sorang pengawal keindahanku
Juga tentang ikhlasnya ia kurangkum dalam cerita...

Persahabatan merangkul di pundakku
dan mengikat erat di setiap candaku
tak peduli aku terjatuh
dalam sankar impian yg cukup...
perlahan-lahan ku tuliskan semua ini
dengan kertas ini aku berdoa
semoga Ia bisa tersenyum saat ini ...







Proses perubahan fonem yang ada di dalam puisi
“persahabatan yang berkisah”

1.     Pemunculan
Munculnya fonem dalam proses morfologi yang pada mulanya tidak ada.
Contoh:
ü Semua     = Semuwa ( pemeunculan huruf  W )
ü Bahagia  = Bahagiya ( pemunculan huruf  Y )
ü Diruang  = Diruwang ( pemunculan huruf  W )
ü Berlarian = Berlariyan ( pemunculan huruf  Y )
ü Impian    = Impiayan ( pemunculan huruf  Y )
ü Ia            = Iya ( pemunculan huruf  Y )
2.     Pelepasan
Hilangnya fonem dalam suatu proses morfologi.
Contoh:
ü Menangkul = Merangkul
3.     Peluluhan
Luluhnya sebuah fonem serta disenyawakan (disatukan) dengan fonem lain dalam suatu proses morfologi. Jenis ini hanya terjadi pada proses pengimbuhan prefiks me- dan pe- pada bentuk dasar yang dimulai dengan konsonan /s/ saja.
Contoh :
ü Mengingatkan = Me+ingatkan
ü Mengingat      = Me+ingat
4.     Perubahan
Berubahnya sebuah fonem sebagai akibat terjadinya proses morfologi.
Contoh :
ü Mengawal = Pengawal
ü Meninggalkan= Tertinggalkan
5.     Pergeseran
Berubahnya posisi sebuah fonem dari satu suku kata ke dalam suku kata yang lainnya.
Contoh :
ü Awali =me.awal.i

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAT UCAP PADA MANUSIA.

Modus, Aspek, Kala, Modalitas, Fokus beserta contohnya dalam bahasa Makassar

tugas ke 4 (Klasifikasi Bunyi)