TUGAS 3 LINGUISTIK

                       TUGAS 3 LINGUISTIK
            UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

NAMA:NURFAUZIAH SYAM
NIM:1955042018
KELAS: B PBSD
PARODI:PBSD

Skenario Drama

     Didalam skrip drama ini pemain berjumlah 6 orang. Drama ini menceritakan sekelompok pemuda dari keluarga kaya yang tidak mementingkan perasaan orang lain dan selalu menganggap materi adalah yang terpenting. Berikut adalah alur skenario dari drama tersebut.

Sabtu adalah hari dimana sekelompok anak muda yang terdiri dari jungkook,j-hope,jimin, jihyo dan rose menghabiskan waktu. Sejak siang mereka sudah berkumpul di sebuah cafe elit yang berada di bilangan pusat kota Surabaya. Seperti biasa, hari ini adalah giliran Jungkook yang menraktir mereka semua.

Jungkook : Pesen yang banyak deh! Nanti aku yang bayar. Pokoknya kalian harus makan sampe kenyang.
Jimin : Baru gajian ya? Kok royal banget sih?
Jungkook : Bawel ah! Mau ditraktir nggak nih?
Rose : Ya jelas mau lah! Hari ini kan giliran kamu yang keluar duit.

Tidak lama kemudian jihyo datang menghampiri meja dimana mereka duduk. Ia baru pamit dari toilet untuk menerima telepon.

Rose : Elsa kenapa? Kok sedih? Pamali loh sabtu-sabtu murung gitu!
J-hope : Iya kenapa sih, Sa? Dompetmu hilang?
Jungkook dan jimin tertawa menimpali lelucon Ivan tesebut.
Jihyo : Mamaku barusan telepon. Dia bilang papaku bangkrut. Semua rumah, mobil dan tabungan di bank ludes. (Terisak pelan) kami harus pindah ke tempat tinggal yang lebih kumuh.
Parahnya lagi semua kebangkrutan ini karena papa terlibat kasus korupsi dan sekarang dia menjadi buronan polisi (Menangis) : Elsa kenapa? Kok sedih? Pamali loh sabtu-sabtu murung gitu!
Jungkook : HAH? Yang bener?!
J-hope : Berarti kamu anak buronan?!
Rose : Kamu jatuh miskin sekarang, Sa?

Jungkook, j-hope, Rose dan jimin memasang raut muka tegang dan memandang hina kepada Elsa yang sedang menangis.

Jihyo : Aku sudah nggak punya apa-apa sekarang, tapi kalian masih mau kan temenan sama aku? Kita kan bersahabat sejak lima tahun lalu.

Rose menjauhkan kursinya yang tadinya berada di dekat kursi jihyo. Ia merapat kearah jungkook yang berada disebelahnya.

Rose : Ya, kamu tahu sendiri lah, Sa kita ini sekumpulan pemuda-pemuda kaya. Jadi, mana mungkin kamu bisa menuruti gaya hidup kita?
Jimin : Mending kamu pulang dan tengok keadaan orang tuamu, Sa.

J-hope dan jungkook hanya memandang dingin kearah jihyo. Jihyo pun menatap mereka dengan tatapan yang sangat sedih.

Jihyo : Kupikir persahabatan kita selama lima tahun ini berarti. Tetapi kita aku jatuh miskin, kalian menempakku begitu saja!
Jungkook : Sudahlah, Sa. Pulanglah. Betul tadi apa kata jimin. Sudah bagus makananmu kubayari!

Jihyo bangkit berdiri dari kursinya kemudian menatap sedih keempat temannya. Kemudian ia meninggalkan mereka dan keluar dari cafe.

J-hope : Gila si jihyo, masa kita disuruh anggep dia teman sih. Sementara dia udah melarat. Aku jadi nggak nafsu makan.
Jungkook : Sama nih, ya udah minta bill aja deh!

Tiba-tiba Rose yang sudah hampir sampai ke mobilnya, berlari menghampiri Jungkook dan J-hope
Rose : Guys! Barusan aku dapat kabar kalo ada seorang gadis yang ciri-cirinya mirip Jihyo hendak lompat dari fly over!
J-hope : Serius?!
Rose : Masa kayak gini bohong? Coba cek handphone kalian!

Jungkook dan J-hope mengecek handphone masing-masing dan menerima kabar yang sama dari pesan broadcast.

Jungkook : Yuk, kita langsung ke fly over itu! Kamu bareng kita aja, Rose! Hubungi Jimin, suruh dia langsung kesana.
Rose, J-hope dan Jungkook masuk kedalam mobil.Jungkook mengemudikan mobil kearah fly over tempat dimana Jihyo hendak bunuh diri. Tiba-tiba di separuh perjalanan, handphone J-hope berbunyi dan raut muka J-hope berubah menjadi sangat tegang.

J-hope : Guys.... Kita terlambat. Jihyo melompat dari fly over tersebut dan ia tewas.

Jungkook  langsung menghentikan mobilnya.Rose menangis tersedu-sedu di jok belakang mobil.

J-hope : Kita langsung ke Rumah Sakit Permata Biru aja, jenazah Jihyo dibawa kesana.

Jungkook menarik nafas panjang kemudia mengemudikan mobilnya kearah rumah sakit itu.
Sesampainya disana, mereka bertiga berlari dan didepan ruang jenazah sudah ada ibu dan Suga, kakak Jihyo yang duduk membisu.
Rose berlari memeluk Suga.
Rose : Kak, maafkan kami. Ini semua salah kami. Kalau kami kasih support ke Jihyo, pasti jadinya tidak akan begini. Tetapi kami malah meninggalkan Jihyo begitu saja saat ia membutuhkan kami.

Suga membalas pelukan Rose dan mengusap punggung rose dengan lembut. Suga tidak dapat menahan air matanya.

Suga : Sudahlah, kami sudah memaafkan kalian. Ini semua sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa. Aku Cuma memohon agar kalian terus mendoakan Jihyo agar ia tenang disana.

Jungkook dan J-hope terkesiap menatap Suga yang tidak marah kepada mereka dan malah memaafkannya.
J-hope : Kami mohon maaf sebesar-besarnya, Kak. Kami pasti terus mendoakan Jihyo.

Suga : Tidak perlu minta maaf terus menerus, j-hope. Jihyo  hanya tidak kuat menerima kenyataan bahwa kami semua jatuh miskin. Aku sangat mengerti karena sejak kecil ia hidup dengan bergelimang harta.

Jungkook, J-hope dan Rose takjub akan kebesaran hati Suga dan semenjak itu mereka bertekad untuk lebih menghargai orang lain dan tidak menggunakan uang sebagai tolak ukur.
J-hope : Kami mohon maaf sebesar-besarnya, Kak. Kami pasti terus mendoakan Jihyo.

SPEAKING
A.setting dan scane
    Waktu: siang hari
    Tempat:-cafe elit dan rumah sakit
    Suasana:sedih
B.participant
    Jungkook
    J-hope
    Jimin
    Jihyo
    Rose
    Suga
C.end
       Dari percakapan diatas yang sudah saya baca dan amati ternyata tujuan dari percakapannya adalah menceritakan bahwa jihyo bunuh akibat kebangkrutan ayahnya yang korupsi
D.act sequence
  -Orientasi
       Dalam suasana sedih,jihyo sangat terpukul atas perkataan j-hope dan rose,sehingga jihyo berpikir ingin mengakhiri hidupnya
  -komplikasi
        Jihyo berencana untuk bunuh diri karena orang tuanya bangkrut dan teman-temannya meninggalkan dirinya.
  -klimaks
Suga, kakak jihyo, berbesar hati memaafkan mereka dan itu membuat mereka menyadari kesalahannya.Jungkook,Jimin,Rose dan J-gope sadar tentang arti kehidupan karena Suga dan kematian Jihyo
E.Key
    Percakapan diatas memakai nada suara yang dikeluarkan menggunakan kata kata sedang
F.instrumentalis
    Berdasarkan percakapan diatas menggunakan bahasa secara langsung,karena adanya pertemuan
G.Norma
    Dari percakapan diatas menggunakan norma susila karena mereka berinteraksi secara adil
H.genre
    Jenis bentuk penyampaian bahasa yang digunakan adalah bahasa narasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAT UCAP PADA MANUSIA.

Modus, Aspek, Kala, Modalitas, Fokus beserta contohnya dalam bahasa Makassar

tugas ke 4 (Klasifikasi Bunyi)