Klasifikasi Bunyi Bahasa Bunyi bahasa dapat dikategorisasikan menjadi : Vokal, konsonan, dan semivokal Nasal dan oral Panjang dan pendek Keras dan lunak Tunggal dan rangkap Egresif dan ingresif Geminate dan homorgan Penjelasan : Vokal, Konsonan, dan Semivokal Menurut Jones (1958: 12) bunyi bahasa terbagi atas tiga macam, yaitu vokal, konsonan dan semivokal. Pembagian ini berdasar pada ada tidaknya hambatan (proses artikulasi) dalam alat ucap. Hambatan dalam pita suara tidak pernah disebut artikulasi. Vokal, konsonan, dan semivokal merupakan jenis bunyi yang dibedakan berdasarkan ada tidaknya rintangan terhadap arus udara dalam saluran suara. Semivokal biasa dimasukkan ke dalam konsonan. Karena itu, bunyi bunyi segmental lazim dibedakan atas bunyi vokal dan bunyi konsonan. Bunyi vokal adalah bunyi yang arus udaranya tidak mengalami rintangan. Pada pembentukan vokal tidak ada artikulasi. Hambatan untuk bunyi vokal hanya pada pita suara saja. Hambatan pada pita suar...
NAMA:SINARWATI NIM :1955041024 PRODI: PBSD B Tugas 5 : Pengantar linguistik Pengertian Morfem Morfem adalah bentuk terkecil yang dapat membedakan makna dan atau mempunyai makna. Wujud morfem dapat berupa imbuhan, klitika, partikel dan kata dasar (misalnya –an, -lah, -kah, bawa). Sebagai kesatuan pembeda makna, semua contoh wujud morfem tersebut merupakan bentuk terkecil dalam arti tidak dapat lagi dibagi menjadi kesatuan bentuk yang lebih kecil. Untuk membuktikan morfem sebagai pembeda makna dapat kita lakukan dengan menghubungkan morfem itu dengan kata mempunyai makna/arti leksikal. Jika penghubungan itu menghasilkan makna baru, berarti unsur yang digabungkan dengan kata dasar itu adalah morfem. Contoh : morfem –an, -di, me-, ter, -lah jika digabungkan dengan kata makan, dapat membentuk kata-kata baru; makanan , dimakan, memakan, termakan, makanlah, kata-kata itu mempunyai makna baru dan berbeda dengan kata makan. J...
Modus, Aspek, Kala, Modalitas, Fokus beserta contohnya dalam bahasa Makassar A. MODUS Modus adalah pengungkapan atau penggambaran suasana psikologis perbuatan menrut tafsiran si pembicara atau si pembicara tentng apa yang diiucapkannya. Dalam beberapa bahasa tertentu,terutama bahasa-bahasa fleksi,modus dinyatakan dalam bentuk morfemis,tetapi dalam bahasa lain ada juga yang secara leksikal. Ada beberapa macam modus, antara lain: (1) modus indikatif atau modus deklaratif, yaitu modus yang menunjukkan sikap objektif atau netral; contoh a. Allah adalah tuhan yang Maha Esa ( karaeng allah taala iamiantu karaeng sekre-sekrea) b. Setiap hari minggu semua siswa libur ( sampan allo minggu libur ngaseni anjo siswaia) (2) modus optatif , yaitu modus yang menunjukkan harapan atau keinginan; contoh a. saya...
Komentar