NAMA : Nur Atirah
NIM  : 1955041021
PRODI: PBSD (B)

1.      Sebutkan dan jelaskan macam-macam modus dan berikan masing-masing 2 contoh kalimatnya dalam bahasa Indonesia dan Makassar!

ð  Modus adalah pengungkapan atau penggambaran suasana psikologis perbuatan menurut tafsiran si pembicara atau sikap si pembicara tentang apa yang diucapkannya.
Ø  Terdapat 7 macam modus antara lain yaitu:
a.       Modus indikatif atau modus deklaratif, yaitu modus yang menunjukkan sikap objektif atau netral.
Contoh:
1). B.J. Habibie adalah Presiden ketiga Indonesia.
ð  Parasideng makatallu Indonesia iamintu B.J.Habibie.
2). Setiap hari senin anak sekolah melaksanakan upacara bendera.
ð  Punna allo sanneng upacara banderai anak sikolaya.
b.      Modus optatif, yaitu modus yang menunjukkan harapan atau keinginan
Contoh:
1). Semoga kelak nanti saya bisa menjadi orang sukses.
ð  Barang ammuko membarak akkullea akjari tau akmatu-matu.
2). Mudah-mudahan saya bisa diberi rezeki agar bisa membantu orang lain.
ð  Barang akkullea disare dallek naakkullei kubali tau maraengnga.

c.     Modus imperatif, yaitu modus yang menyatakan perintah, larangan, atau tegahan.
Contoh:
1). Janganlah durhaka kepada orang tua Anda!
ð  Teaki dorakai mange ri tau toata!
2). Marilah kita bersama-sama meminta doa kepada Allah Swt!
ð  Maeki nakissama-sama appalak doangang mange ri karaeng Alla Taala!
d.      Modus interogatif, yaitu modus yang menyatakan pertanyaan.
Contoh:
1). Mengapa kamu bisa jatuh?
ð  Angngapa nakikkulle ammattung?
2). Siapa yang meninggal kemarin?
ð  Inai ammoterang ri subangngi?
e.       Modus obligatif, yaitu modus yang menyatakan keharusan.
Contoh:
1). Kamu harus mengumpulkan tugasmu besok.
ð  Paknassa memangmi jama-jamangta ammuko.
2). Kita harus saling menghormati sesama manusia.
ð  Katte parangtak tau paralluki sipakalakbirik ngaseng.
f.        Modus desideratif, yaitu modus yang menyatakan keinginan atau kemauan.
Contoh:
1). Saya ingin menaikkan haji orang tua saya.
ð  Eroka nakke ampanaiki ajji tau toaku.
2). Saya ingin bertemu dengan teman baik saya.
ð  Eroka nakke assibuntuluk siagang agang bajikku.
g.       Modus kondisional, yaitu modus yang menyatakan persyaratan.
Contoh:
1). Anda akan selamat dunia akhirat jika berbakti kepada orang tua.
ð  Salamakki lino aherak punna bajikki mange ri tau toata.
2). Anda akan menjadi sukses jika Anda rajin belajar dengan bersungguh-sungguh.
ð  Akkulleki akjari tau akmatu-matu punna rajengki appilajarak attojeng-tojeng.

2.      Sebutkan dan jelaskan macam-macam aspek  dan berikan masing-masing 2 contoh kalimatnya dalam bahasa Indonesia dan Makassar!

ð Aspek adalah cara untuk memandang pembentukan waktu secara internal di dalam suatu situasi, keadaan, kejadian, atau proses.
Ø  Terdapat 7 macam aspek antara lain yaitu:
a.    Aspek kontinuatif,yaitu aspek yang menyatakan perbuatan terus berlangsung.
Contoh:
1). Rini tetap semangat belajar meskipun ayahnya sudah meninggal.
ð  Tetaki assumangak appilajarak i Rini manna ammoterangmi manggena.
2). Mila tetap iri kepada Dira.
ð  Tetaki Mila kodi nyawana mange ri Dira.
b.      Aspek inseptif, yaitu aspek yang menyatakan peristiwa atau kejadian baru mulai.
Contoh:
1). Fitri mulai berangkat ke sekolahnya.
ð  Pakaramulami aklampa i Fitri mange ri sikolanna.
2). Mia mulai belajar fisika di kelasnya.
ð  Pakaramulami appilajarak fisika i Mia ri kalasakna.
c.      Aspek progresif, yaitu aspek yang menyatakan perbuatan sedang berlangsung.
Contoh:
1). Kami sekarang sedang menanam pohon mangga.
ð  Kamma-kammaya anne aklamungki katte pokok taipa.
2). Ira sedang membersihkan di ruang kelasnya.
ð  Annangkasi Ira ri kalasakna.
d.      Aspek repetitif, yaitu aspek yang menyatakan perbuatan itu terjadi berulang-ulang.
Contoh:
1). Yuli terus memarahi Tiara hingga Tiara menangis.
ð  Tarrusuki akmoro-moro i Yuli mange ri Tiara sanggena angngarruk i Tiara.
2). Andi bertengkar dengan Anto hingga mereka babak-belur.
ð  Assibakji i Andi siagang i Anto sanggenna lokok ngaseng.
e.       Aspek perfektif, yaitu aspek yang menyatakan perbuatan sudah selesai.
Contoh:
1). Kiki sudah membeli buku Linguistik.
ð  Lekbakmi ammalli i Kiki bobbok Linguistik.
2). Rina sudah mengantar kue ke rumah neneknya.
ð  Lekbakmi angngantarak kanrejawa i Rina mange ri ballakna datokna.
f.        Aspek imperfektif,yaitu aspek yang menyatakan perbuatan berlangsung sebentar.
Contoh:
1). Risna melihat pemandangan indah di pantai.
ð  Acciniki pamandangang kanang-kanang i Risna ri tamparanga.
2). Tika berada di sekolahnya mulai pukul 07:00 pagi hingga pukul 02:00 siang.
ð  Niaki Tika ri sikolanna appakaramulai tette tuju ri barikbasaka sanggenna tette rua ri tangngallo alloa.
g.       Aspek sesatif, yaitu aspek yang menyatakan perbuatan berakhir.
Contoh:
1). Tina telah memaafkan kesalahan temannya.
ð Napammopporammi i Tina kasalanna agangna.
2). Polisi telah menangkap penipu itu.
ð  Nijakkalakmi ri polisi anjo patipua.
  
3.      Sebutkan dan jelaskan macam-macam modalitas dan berikan masing-masing 2 contoh kalimatnya dalam bahasa Indonesia dan Makassar!

ð Modalitas adalah keterangan dalam kalimat yang menyatakan sikap pembicara terhadap hal yang dibicarakan, yaitu mengenai perbuatan, keadaan, dan peristiwa atau juga sikap terhadap lawan bicaranya.
Ø  Terdapat 4 macam modalitas antara lain yaitu:
a.    Modalitas intensional,yaitu modalitas yang menyatakan keinginan, harapan, permintaan, atau juga ajakan.
Contoh:
1). Saya ingin melihat keluarga saya terus diberi kesehatan.
ð  Eroka nakke anciniki bijangku tarrusuk disare kagassingang.
2). Semoga kelak nanti saya bisa menjadi seorang guru.
ð  Barang ammuko membarak akkullea nakke akjari guru.
b. Modalitas epistemik,yaitu modalitas yang menyatakan kemungkinan, kepastian, dan keharusan.
Contoh:
1). Kalau tidak sakit Silvi pasti pergi bersekolah.
ð  Punna tena nagarring i Silvi tantumi mange assikola.
2). Kita harus membantu orang yang terkena bencana.
ð  Kibali memangmi katte anjo tau natabaya bala.
c. Modalitas deontik,yaitu modalitas yang menyatakan keizinan atau keperkenaan.
Contoh:
1). Kamu bisa meminjam buku saya sampai hatimu puas.
ð  Akkullejaki angnginrangi bobbokku sanggenna assau atingta.
2). Anda boleh memakai baju saya sampai besok.
ð  Akkullejaki ampakei bajungku sanggenna ammuko.

d.     Modalitas dinamik,yaitu modalitas yang menyatakan kemampuan.
Contoh:
1). Dia bisa pintar jika dia rajin belajar.
ð  Akkulleji caradde punna rajengi appilajarak.
2). Dia bisa menyelesaikan tugas itu kalau diberi waktu.
ð  Akkulleji napaklekbak jama-jamangna punna disare wattu.

4.       Jelaskan yang dimaksud dengan fokus dan berikan 2  contoh kalimatnya dalam bahasa Indonesia dan Makassar!

ð Fokus adalah unsur yang menonjolkan bagian kalimat sehingga perhatian pendengar atau pembaca tertuju pada bagian itu.
Contoh:
1). Dia memberi uang kepada pengemis itu.
ð  Assarei doek mange ri anjo papalak-palaka.
2). Apa pun permasalahan yang muncul, dia tetap dapat menyelesaikan masalah itu dengan baik.
ð  Manna apa passalak anjo ammumbaya, tetakji akkulle napaklekbak anjo passalaka bajik-bajik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAT UCAP PADA MANUSIA.

Modus, Aspek, Kala, Modalitas, Fokus beserta contohnya dalam bahasa Makassar

tugas ke 4 (Klasifikasi Bunyi)